Selasa, 01 Mei 2012

Pemain, Pelatih, Tim Terbaik Liga Primer Inggris Matchday 36 Versi GOAL.com Indonesia

EPL,Luis Suarez,Norwich City v Liverpool


Liga Primer Inggris
Liga Primer Inggris
2011/12
EPL Matchday 36

Banjir gol mewarnai sejumlah pertandingan Liga Primer Inggris pekan lalu. Selain Chelsea yang menggilas Queens Park Rangers 6-1, Wigan Athletic dan Everton juga mencuri perhatian berkat kemenangan telak 4-0 atas Newcastle United dan Fulham.
Hattrick Fernando Torres dan Luis Suarez turut memikat perhatian khusus para pecinta Liga Primer, sementara Robin van Persie merayakan kesuksesannya merengkuh gelar Pemain Terbaik versi PFA meskipun Arsenal hanya mampu bermain 1-1 menghadapi Stoke City.

Sementara itu, derby Manchester kembali menempatkan The Citizens sebagai pemenang lewat gol tunggal Vincent Kompany. Raihan tiga angka berharga ini kembali menempatkan skuad Roberto Mancini di puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol, sekaligus menambah seru persaingan untuk merengkuh juara di akhir musim nanti.
Berikut adalah pemain yang layak masuk dalam tim terbaik versi GOAL.com Indonesia:

PENJAGA GAWANG

Shay Given

Kendati tampil sama bagusnya dengan kiper West Brom, Ben Foster, kontribusi Shay Given terbilang lebih signifikan, mengingat Aston Villa tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Penyelamatan gemilangnya terhadap peluang Peter Odemwingie di penghujung laga memaksa tuan rumah harus puas dengan skor kacamata.

BEK KANAN
BEK TENGAH BEK TENGAH BEK KIRI

Kyle Walker

Vincent Kompany

Richard Dunne

Emmerson Boyce
Kyle Walker merayakan trofi Pemain Muda Terbaik PFA dengan elegan. Tendangan bebasnya ke gawang Blackburn membuahkan gol indah bagi Tottenham sekaligus membungkus kemenangan 2-0, setelah anak-anak asuh Harry Redknapp gagal mencatat kemenangan dalam empat laga sebelumnya.

Selain bermain layaknya batu karang bagi pertahanan City, Vincent Kompany juga mencetak gol semata-wayang ke gawang David De Gea pada derby Manchester dinihari tadi sekaligus memberikan poin penting bagi skuad Roberto Mancini yang kini memuncaki klasemen berkat keunggulan selisih gol.

Richard Dunne tampil impresif dalam mengawal lini pertahanan Aston Villa pekan lalu. Kesigapannya memotong aliran bola maupun membuang bola dari serangan West Brom menjadi faktor krusial The Villans tidak kebobolan hingga akhir laga. Dunne bahkan nyaris menyumbangkan assist jika saja peluang Chris Herd yang menyambut umpan silangnya tidak digagalkan oleh Ben Foster.
Ketangguhan Emmerson Boyce mengawal Hatem Ben Arfa menjadi salah satu faktor kesuksesan Wigan menghancurkan Newcastle. Bukan hanya itu, Boyce juga melepaskan tendangan penjuru yang berbuah gol pembuka tuan rumah ketika bola disambar oleh tandukan Victor Moses.

GELANDANG KANAN GELANDANG TENGAH GELANDANG KIRI

Victor Moses

Steven Pienaar

Matt Jarvis

Seperti yang ditunjukkannya kala melumpuhkan Manchester United dan Arsenal, Victor Moses menjadi pemain paling berbahaya bagi pertahanan Newcastle. The Magpies cukup beruntung memiliki kiper tangguh seperti Tim Kruk, yang menggagalkan peluang Moses mencetak hattrick di babak kedua. Namun, dua gol cepatnya di babak pertama sudah cukup untuk membangkitkan semangat juang The Latics.
Steven Pienaar memimpin 'pembantaian' Everton atas Fulham. Visi dan kreativitas gelandang Afrika Selatan membawa anak-anak asuh David Moyes tampil begitu mengancam. Pienaar memberikan tiga assist untuk The Toffees, termasuk umpan matang yang membuahkan gol pamungkas dari Tim Cahill.

Wolves memperlihatkan determinasi luar biasa ketika bertandang ke kandang Swansea. Kendati sudah dipastikan terdepak ke divisi Championship, anak-anak asuh Terry Connor tidak mau menyerah begitu saja meski sempat tertinggal 4-2. Adalah Matt Jarvis yang berhasil mencetak dua gol ke gawang Michel Vorm dan membawa Wolves meraup satu angka.

PENYERANG KANAN
PENYERANG TENGAH PENYERANG KIRI

Nikica Jelavic

Fernando Torres

Luis Suarez

Satu dari dua gol Nikica Jelavic boleh saja berasal dari titik putih. Namun bukan berarti performa striker Kroasia bisa dipandang sebelah mata. Kejelian Jelavic di depan gawang nyaris membawanya mencetak hattrick di babak pertama, jika saja bola tendangannya tidak membentur mistar.

Fernando Torres menjalani pekan luar biasa. Setelah membawa Chelsea ke final Liga Champions, striker Spanyol kembali menemukan ketajamannya dan mencetak tiga dari enam gol The Blues ke gawang Paddy Kenny. Bukan hanya itu, El Nino juga menunjukkan determinasi dan energi luar biasa yang sempat hilang dari mantan bintang Liverpool.

Kiper Norwich John Ruddy menjadi korban keganasan Luis Suarez akhir pekan lalu. Striker Uruguay memaksa Ruddy tiga kali memungut bola dari dalam gawangnya, di mana gol terakhirnya bisa menjadi kandidat gol terbaik musim ini. Pergerakan Suarez di babak pertama juga sempat memberikan peluang bagi Steven Gerrard untuk mencetak gol. Sayang, kapten Liverpool belum berhasil memaksimalkan peluang tersebut.

PELATIH TERBAIK

 
Roberto Martinez
Ketika takluk dari Fulham dua pekan lalu, mungkin banyak pihak mengira Wigan Athletic tidak lagi bisa menampilkan performa mengejutkan. Salah besar. Performa impresif ketika menjamu Newcastle United, yang tengah berjuang memperebutkan tiket langsung ke Liga Champions, berbuah kemenangan telak 4-0. The Latics bukan saja kian menjauh dari zona degradasi, tapi mereka melakukannya dengan permainan atraktif yang menghibur dan sejauh ini sudah memakan korban tim-tim raksasa.

PEMAIN TERBAIK
Luis Suarez (Liverpool)

Torehan hattrick Fernando Torres, yang kembali menemukan permainan terbaiknya, mungkin sedikit menutupi kegemilangan performa Luis Suarez ketika Liverpool menyambangi Norwich City. Kendati menampilkan performa yang sama mengesankan, GOAL.com Indonesia menempatkan striker Uruguay sebagai Pemain Terbaik pekan ini berkat agresivitas, kerjasama solidnya bersama kapten Steven Gerrard serta, tentu saja, gol spektakuler dari jarak 50 yard yang menjadi penutup manis bagi kemenangan The Reds di Carrow Road.

CADANGAN

Beberapa pemain yang layak mendapat apresiasi:
Tim Howard (Everton)
John Terry (Chelsea)
Gary Caldwell (Wigan Athletic)
Marouane Fellaini (Everton)
Yaya Toure (Manchester City)
Steven Gerrard (Liverpool)
Franco Di Santo (Wigan Athletic)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar